Kabupaten Labuhanbatu Utara mengalami perubahan signifikan dalam tutupan dan penggunaan lahan akibat meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama pembangunan infrastruktur dan perluasan perkebunan kelapa sawit. Perubahan ini berdampak pada stabilitas ekosistem dan keberlanjutan lingkungan, meskipun turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk menjaga keseimbangan antara ekologi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, diperlukan strategi pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Beberapa langkah yang direkomendasikan mencakup pengembangan kembali sistem agroforestri sawit dan karet untuk diversifikasi pendapatan, pemberian insentif kepada petani melalui praktik pertanian baik (GAP) termasuk sertifikasi ISPO/RSPO, serta penerapan arahan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB). Melalui pendekatan ini, diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit lebih produktif, efisien, dan tetap memperhatikan tata ruang ekologis yang melindungi fungsi lingkungan. |