Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu (IPM) menggabungkan berbagai metode untuk menjaga populasi hama di bawah ambang batas kerusakan ekonomi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pengendalian langsung, tetapi juga meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama. Pestisida nabati menjadi bagian penting dalam strategi ini, didukung oleh pengelolaan gulma melalui penggunaan mulsa organik atau metode mekanis seperti pemotongan dan pencabutan. IPM mencakup praktik budidaya tanaman sehat, pemanfaatan musuh alami seperti semut dan burung hantu, serta pemantauan berkala untuk deteksi dini. Jika serangan melebihi ambang ekonomi (10-30% tanaman terkena), langkah pengendalian dapat mencakup pemangkasan, kontrol biologi, atau penggunaan pestisida yang telah diizinkan dengan dosis sesuai standar. |