Buku ini menyajikan hasil analisis karakteristik penghidupan masyarakat Desa Neke yang berada dalam sub-lanskap DAS Noelmina dan Benain, Pulau Timor, NTT, serta strategi untuk meningkatkan penghidupan masyarakat secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok terpumpun dan wawancara kepada 30 rumah tangga kunci pada Oktober 2022, menggunakan perangkat AFLIC (Access Towards Five Livelihood Capitals) untuk menilai akses masyarakat terhadap lima modal penghidupan, yaitu sumber daya manusia, finansial, fisik, sumber daya alam, dan sosial. Hasil analisis menunjukkan tingkat modal penghidupan Desa Neke tergolong sangat baik (skor 4,38 dari total 5), dengan modal sumber daya alam, finansial, dan sumber daya manusia sebagai yang tertinggi, sementara modal sosial relatif paling rendah. Masyarakat Desa Neke sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian berbasis lahan, khususnya sistem kebun campur dengan komoditas utama jagung, ubi kayu, pisang, kacang tanah, dan ternak babi. Perempuan memiliki peran yang setara dengan laki-laki dalam berbagai tahapan kegiatan pertanian, meskipun keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan formal masih tergolong rendah. Guncangan (shocks) utama yang dihadapi masyarakat meliputi kekeringan dan kemarau panjang, COVID-19, serta penurunan harga komoditas pertanian, yang berdampak pada ketahanan pangan, ekonomi, dan sosial rumah tangga. Sebanyak 73,3% rumah tangga pernah mengalami kesulitan pangan dalam setahun terakhir, terutama pada Desember–Maret. Berdasarkan analisis SWOT terhadap lima komponen (modal penghidupan, sistem usaha tani, pasar dan rantai nilai, strategi penghidupan, dan ketahanan pangan), dirumuskan empat kelompok strategi: agresif, turnaround, pengkayaan, dan defensif — mencakup penguatan kapasitas kelompok tani, pengembangan BUMDes, penerapan pertanian cerdas iklim, serta penguatan peran perempuan dan pemuda. Dokumen ini disusun sebagai bagian dari proyek Land4Lives (kerja sama ICRAF dengan Pemerintah Kanada) dan menjadi acuan strategis untuk mendukung penghidupan yang tangguh terhadap perubahan iklim serta ketahanan pangan di tingkat desa, kebun, kelompok tani, dan kelompok usaha. |