Buku "Panduan Penguatan Peran Ayah untuk Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga (PAPA GIZI)" merupakan pedoman yang disusun untuk mengatasi tingginya angka stunting di Kabupaten Bone melalui pendekatan yang inklusif dan transformatif gender. Panduan ini menyoroti bahwa masalah gizi di wilayah tersebut tidak hanya berakar pada faktor klinis dan kerawanan pangan, tetapi sangat dipengaruhi oleh faktor sosial budaya seperti ketimpangan peran gender dalam pengasuhan, praktik budaya yang menempatkan ayah hanya sebagai pencari nafkah, tingginya angka perkawinan anak, serta pergeseran pola konsumsi menuju makanan ultraproses. Oleh karena itu, buku ini secara khusus dirancang untuk membekali para fasilitator, tenaga kesehatan, dan kader desa dengan materi edukasi partisipatif guna mendorong pelibatan aktif figur ayah dalam pemenuhan gizi keluarga serta pembagian peran domestik yang lebih setara. Melalui penjelasan mengenai dampak stunting di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pelurusan mitos lokal terkait makanan, serta panduan penerapan pola makan sehat berbasis pangan lokal sesuai prinsip B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dan "Isi Piringku", dokumen ini diharapkan mampu membangun ketahanan pangan rumah tangga sekaligus memutus siklus malnutrisi antargenerasi di Kabupaten Bone. |