| Abstract: |
| Publikasi ini menyajikan perbandingan persentase kandungan vitamin C yang tersisa pada berbagai kelompok bahan pangan setelah melalui proses perebusan, penggorengan, dan pemanggangan menggunakan oven. Secara umum, proses pengolahan menggunakan metode apa pun akan menghilangkan sekitar 50% kandungan vitamin C pada sebagian besar bahan makanan, termasuk serealia, daging, unggas, ikan, dan telur. Sayuran berdaun hijau menjadi kelompok yang paling rentan terhadap paparan panas, di mana proses penggorengan dan pemanggangan hanya mampu menyisakan 30% vitamin C, sementara metode perebusan sedikit lebih baik dengan menyisakan 45%. Di sisi lain, proses perebusan terbukti menjadi metode yang paling optimal untuk mempertahankan kadar vitamin C pada kelompok bahan makanan tertentu, yakni mampu menjaga hingga 70% nutrisi pada umbi-umbian serta 75% pada buah-buahan dan produk olahan susu. |
|