ICRAF Publication Detail Page

Publication Details

Booklet
BL00690-26
TitleSuplemen Taklimat Edisi Bentang Lahan #07 - Mewujudkan Pengelolaan Sub-Bentang Lahan yang Berkelanjutan dan Mendorong Pemanfaatan Sumber Daya Hutan secara Efektif yang Memberikan Manfaat terhadap Masyarakat – Rencana Pengelolaan Sublanskap Mangsang-Sukadamai
Year2026
Call NumberBL00690-26
Abstract:
Membentang seluas 17.049 hektare di wilayah KPH Lalan Mendis (Kabupaten Musi Banyuasin), Sublanskap Mangsang-Sukadamai memiliki posisi yang sangat krusial karena berbatasan langsung dengan area perkebunan sawit, tambang, serta kawasan pelestarian Suaka Margasatwa Bentayan. Sebagai ruang yang menjadi tumpuan penghidupan masyarakat Desa Mangsang dan Sukadamai, kawasan ini tengah dihadapkan pada dilema lingkungan dan sosial. Minimnya pemahaman masyarakat mengenai batas kawasan hutan memicu pengelolaan lahan yang tidak berlandaskan hukum, sementara keterbatasan akses dan minimnya tenaga pendamping membuat masyarakat rentan terdampak risiko bencana seperti kebakaran lahan. Merespons hal tersebut, CIFOR-ICRAF melalui program Land4Lives memfasilitasi KPH, pemerintah desa, dan masyarakat untuk merumuskan cetak biru Rencana Pengelolaan Sublanskap guna mewujudkan pemanfaatan sumber daya hutan yang lestari, berkeadilan, dan berkelanjutan. Rencana tata kelola kolaboratif ini bertumpu pada 4 strategi utama yang diimplementasikan melalui skema pendekatan spasial. Pertama, perluasan multiusaha kehutanan berbasis agroforestri yang menargetkan peningkatan ekonomi desa sebesar 30% dalam 10 tahun. Kedua, perbaikan tata kelola kelembagaan kelompok perhutanan sosial (KUPS/KTH) untuk memastikan kelompok memiliki legalitas dan kemampuan beroperasi secara mandiri. Ketiga, percepatan legalitas hak akses pengelolaan hutan bagi masyarakat (termasuk penerbitan RKPS). Keempat, penguatan Sistem Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Lahan berbasis komunitas lokal guna menekan risiko hotspot minimal 30%. Melalui model bisnis berbasis "jangka benah"—mengonversi lahan sawit monokultur ilegal menjadi agroforestri karet dan komoditas pendamping seperti petai—strategi ini diharapkan tidak hanya dapat memulihkan fungsi lindung ekologis kawasan, tetapi juga membuka sumber pendapatan berkelanjutan yang tangguh terhadap perubahan iklim.
Download file(s): Click icon to download/open file.
  File Size Description
download file 4578 KB Softcopy
Viewed in 1 times. Downloaded in 1 times.