ICRAF Publication Detail Page

Publication Details

Booklet
BL00696-25
TitleSuplemen Taklimat Edisi Bentang Lahan #05 - Ringkasan Rencana Pengelolaan Lanskap Oekita, Kabupaten Timor Tengah Selatan - Bentang Lahan OEKITA (Oenino, Kie, Amanuban) Terkelola Secara Lestari, Masyarakat Sejahtera
Year2025
Call NumberBL00696-25
Abstract:
Lanskap Oekita—yang membentang seluas 5.192 hektare melintasi Kecamatan Oenino, Ki'e, dan Amanuban di Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur)—memiliki keunikan dengan dominasi 61,4% kawasan hutan produksi dan sisanya (38,6%) berupa area pertanian. Di balik potensi hasil bumi seperti kemiri dan asam, lanskap ini rentan terhadap degradasi lingkungan akibat praktik tebas bakar yang memicu kebakaran hutan, ditambah topografi curam (kelerengan rata-rata 25%) yang menjadikannya rawan longsor serta krisis kekeringan. Lemahnya infrastruktur jalan dan air bersih, serta terbatasnya akses ke pasar, semakin menggerus kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Merespons hal tersebut, CIFOR-ICRAF melalui program Land4Lives mendorong kolaborasi lintas pihak—mulai dari perwakilan desa, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga KPH—untuk menyusun Rencana Pengelolaan Lanskap yang bertumpu pada visi "Bentang Lahan Oekita Terkelola Secara Lestari, Masyarakat Sejahtera". Untuk mewujudkan tata kelola tersebut, dokumen ini merumuskan 4 pilar strategi utama. Pertama, pengembangan model pertanian cerdas iklim (seperti penyediaan embung dan kebun benih) untuk meningkatkan kualitas tanah dan air hingga 25% pada 2035. Kedua, perlindungan sumber mata air dan rehabilitasi lahan (RHL). Ketiga, percepatan legalitas akses pengelolaan lahan bagi kelompok tani melalui skema Perhutanan Sosial di area seluas 180 hektare. Keempat, penguatan kapasitas BUMDes untuk membangun rantai pasok dan meningkatkan nilai tambah produk hasil hutan bukan kayu (HHBK). Guna memastikan keberhasilan transformasi ekologis dan ekonomi ini, program ini mengintegrasikan model bisnis agroforestri HHBK (kemiri, asam, dan kayu lokal) dengan tanaman pangan (seperti pisang dan singkong), yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru jika didukung oleh konsistensi regulasi daerah (seperti RPJMD) serta pembiayaan berkelanjutan.
Download file(s): Click icon to download/open file.
  File Size Description
download file 8620 KB Softcopy
Viewed in 1 times. Downloaded in 1 times.