| Abstract: |
| Dokumen Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) 2024-2033 untuk Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit II UPTD Wilayah II Lalan Mendis merupakan pedoman strategis guna mewujudkan tata kelola hutan yang lestari, inklusif, dan partisipatif di wilayah seluas ±337.998 hektare yang melingkupi Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Disusun secara kolaboratif melalui keterlibatan pemangku kepentingan—termasuk kelompok Perhutanan Sosial, pemegang izin pemanfaatan kawasan (PBPH dan IPPKH), serta masyarakat lokal—RPHJP ini bertujuan menyelaraskan pemanfaatan sumber daya alam dengan agenda mitigasi perubahan iklim nasional, khususnya program FOLU Net Sink 2030. Proses perencanaan ini tidak hanya mengakomodasi pemetaan zonasi secara spasial, tetapi juga secara tegas mengedepankan pendekatan yang responsif terhadap gender guna memastikan keadilan dalam distribusi manfaat sosial dan ekonomi bagi 81.920 jiwa penduduk di sekitar kawasan tersebut.
Menghadapi kompleksitas tantangan ekologis seperti ancaman kebakaran hutan dan lahan gambut, perambahan ilegal, serta tingginya potensi konflik tenurial, RPHJP ini merumuskan sejumlah program prioritas. Solusi yang ditawarkan menitikberatkan pada penguatan tata kelola berbasis resor, percepatan implementasi Perhutanan Sosial melalui sistem wanatani (agroforestry) dan penggunaan spesies multiguna (Multi-Purpose Tree Species), serta pemulihan ekosistem gambut. Selain itu, dokumen ini juga mendorong pengembangan skema investasi hijau dan pendanaan inovatif melalui kemitraan publik-swasta. Dengan sinergi lintas sektor yang solid, RPHJP KPH Lalan Mendis diharapkan mampu mengoptimalkan daya dukung hutan untuk menopang ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. |
|